Teman Kecil : Merasa Diri Berharga

Gambar

Ada sisi lain dari kemampuan yang sangat jarang ditengok secara tulus oleh para dewasa. Sedangkan, banyak sekali teman kecil yang memiliki kemampuan ini. Ia merupakan bagian dari kemampuan di mana seseorang sanggup menyadari kondisi dirinya, dengan tetap merasa berharga. Kita menyebutnya ‘percaya diri’.

Kemampuan semacam ini adalah satu diantara indikator perkembangan yang termasuk dalam pengamatan yang guru lakukan terhadap siswa.

Konon.. kelasku punya seorang Faris.

Jika pernah bertemu Faris, mungkin banyak yang lebih memperhatikan bagaimana teman kecil berambut lurus ini berbicara. Ada banyak kata yang mungkin perlu dicermati untuk dapat mengerti penjelasannya. Akupun awalnya begitu.

Hingga dalam setiap masa aku menjelaskan sesuatu, maka Faris juga punya cerita lain yang ia ceritakan dengan penuh semangat. Tentang bekicot yang memanjat dinding, tentang umminya yang masak nasi goreng atau tentang ayahnya yang naik haji. Matanya yang berbinar, menandakan Faris tak merasa ia memiliki ‘kekurangan’. Teman kecil ini mengangkat dirinya lebih tinggi dari pada ‘pandangan’ orang lain terhadapnya. Selalu senang mendengarkannya bicara.

Cerdas itu.. ya begitu. 

One thought on “Teman Kecil : Merasa Diri Berharga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *