Sahabat dalam Berbuat

Katanya, habits atau kebiasaan itu bisa melekat jika kita bisa melakukannya rutin selama 40 hari. Tapi, seringkali namanya memulai untuk membiasakan sesuatu itu semacam resep seorang chef restoran bintang 7 yang beraaaaaaat dan sangat sulit dipraktekkan oleh koki rumahan. Nampak seperti bulan yang bagi seorang pemalas yang malasnya tak berkesudahan.

Seperti seorang penyanyi yang melegenda. Terus bernyanyi dalam banyak waktu kehidupannya. Bahkan banyak diantaranya meninggalkan hidup sebagai penyanyi, profesi.. hoby yang digelutinya. (Penyanyi cuma contoh ya) Memang tidak semua manusia diciptakan Allaah dengan kemampuan atau bakat dalam bidang ini. Namun, seorang dengan bakat, tanpa membiasakan diri untuk berlatih, maka bakatnya hanya akan menjadi biasa-biasa saja. Apalah lagi mereka yang tanpa bakat.

Masalahnya adalah kita tau lalu kemudian lupa. Ada pula yang sudah tau, tapi selanjutnya terserah kita. Mau dilakukan atau tidak. Gitu kan?

Beberapa kali mencoba membiasakan menulis setiap hari. Tapi, selalu saja ada jeda yang terlalu lama sehingga berat untuk memulai kembali. Lalu hal pentingnya adalah kita selalu butuh sahabat-sahabat untuk berbuat kebaikan, membersamai kita dalam prosesnya dan berbagi senangnya sukses membangun kebiasaan.

Mengapa sahabat2?

Karena kita manusia. Kita punya potensi menjadi lupa. Sahabat membantu kita untuk ingat dan memgirim semangat. Usah ragu membagi kegelisahan dengan sahabat2 ini. Karena dalam komunitas sudah punya bordernya masing2. Kebiasaan kita sharing, kesamaan passion membuat sahabat kita paham tentang masalah kita. Tentu karena passion sama, masalahnya tentu tidak jauh berbeda. Dari situ ada solusi bagi masalah dan tantangan. Karena banyak kepala dan banyak kehidupan akan mengumpulkan banyak pengalaman sehingga pilihan penyelesaian akan bervariasi.

Sahabatlah lingkaran terbaik yang mencerahkan.  Mereka diutus Allaah untuk memudahkan. Mungkin tak kan bisa selalu memuaskan. Namun hanya sahabat yang memberi sesuatu demi menyenangkanmu dan berbagi banyak hal untuk membahagiakanmu. Bahkan ia tak rela bila kau salah lalu dibiarkannya. Ia akan menunjukkan lelahmu yang melemahkan atau sedihmu yang mencederakan. Sahabat adalah mereka yang dihadirkan Allaah untuk setiap harimu bisa jadi istimewa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *