Ini adalah mutiara hikmah.. yang kuambil dari samudra semesta.. Yang akan terus bertambah.. Insyaa Allaah.. Semoga bermanfaat..

Bismillaah..

*

* Allaah tidak menjanjikan, bahwa pernikahan adalah akhir dari fase menempa kesabaran. Lajang dan menikah.. Masing2 dengan ujiannya. Disentuh Allaah pada titik kesabaran yang berbeda. Dan tiada ujian, kecuali ia didatangkan kpd orang2 kuat. Allaah masih sayang

* Badai tak pernah berlalu tanpa meninggalkan segores luka.. Namun, ia juga tidak lupa memahatkan segurat kekuatan..

* Memasuki zona kebenaran, tentu menjadi sebuah kenikmatan.. Namun, tiada yg bisa menjamin kita berada di sana selamanya. Itulah mengapa, kita perlu meminta keistiqamahan. SupayaBetah, KarenaAllaah

* Jika kita merasa, Banyak hal yang kita inginkan, tidak terpenuhi. Coba kita tengok, sebanyak apa hal yang tidak kita minta tapi Allaah kasih

* Seseorang yang mencintaimu, sebagai apapun.. Akan mampu melihat penderitaan di balik senyuman

* Ketika semua jalan dirasa tertutup.. Ternyata.. ia terbuka oleh rangkaian pinta di setiap setiap sujud. Senyum memang tak pernah redup. Namun, ketika insan sadar bahwa ia sedang mendapatkan perhatian dari Rabb-nya. Maka ia merasa lebih hidup. Seperti telah diberi langit dan seisi bumi 

* Perempuan yang mencerdaskan diri.. akan lebih mampu menjaga diri

* Buruk sangka, akan menghadirkan ‘sesuatu’. Baik sangka, akan mendatangkan ‘sesuatu’ pula. Sama-sama menyangka.. Namun menghasilkan SESUATU yang berbeda.

* Seseorang yang mencintaimu, sebagai apapun.. Akan mampu melihat penderitaan di balik senyuman

* Ketinggian ilmu, mengukurnya bukan dengan ketebalan buku. Namun, ketakutan pada Sang Pemilik Ilmu. Sedangkan telah bodoh seseorang, ketika bangga dengan amalnya. Ia menghabiskannya nilai kebaikannya dengan seketika. 

* Begitulah rencana.. Hanya seperti kapas di tengah semesta. Ia dibawa sang udara, lalu mendarat sesuai kehendak Rabb-nya. 

* Kesuksesan hati adalah mengubah ‘peristiwa’ menjadi berkah. Keberhasilan jiwa adalah mengolah ‘masalah’ menjadi hikmah. 

* Nyatanya.. Optimis itu tidak mengurangi masalah kita yg tdk diprediksi di depan sana. Namun, ia mampu membuat kita sampai pada batas yg sesungguhnya. Jika kita optimis 5.. Kemungkinan bisa sampai di 5 atau 4. Namun, optimis untuk 10.. Bisa jadi kita sampai di 10 atau setidaknya 9. 

Bagaimanapun.. BERLEBIHAN juga tidak terlalu baik..

* Bukan sekedar kain yang dipasangkan.. Sekaligus ia fatwa hati yang didahulukan, sebagai ketaatan yg ditegakkan dan keteguhan yang dipertahankan. Pelan-pelan.. ia melekatkan keshalihan. Serta sedikit demi sedikit.. menarik kita dari kejahilan. Love Hijab

* Bila keriangan memenuhi rasa dengan suka cita. Hingga hati bergelora. Usah risau, meski hanya menggandeng tangan sendiri. Bekerjalah di jalan cinta. Mengajarlah dengan cinta. Sesungguhnya ia (si cinta itu) jatuh, tak pernah jauh. Ia kan diletakkan di tempat yang setara

* Ketakutan tidak lahir dari rahim ketidakmampuan. Ia datang dari kurangnya mengenal diri dan lemahnya keyakinan hati

* Setiap tapak cinta.. telah punya pijakannya. Setiap ladang hati.. memiliki benih sendiri. Kita bisa saja.. pernah salah memilih.. Tapi, Allaah tidak pernah salah dalam memilihkan. Jika telah diikat dalam sebuah jalinan, mendekaplah dua hati dengan erat. Bila ada setitik noda.. ia bisa disucikan. Bila ada selapis debu.. itu bisa ditepiskan. Bila ada ‘bad day’.. ia akan berlalu.

* Kadang hidup tidak indah dr awalnya. Seperti benih yang ditimbun tanah. Gelap dan sempit.
Namun, benih yang kuat akan tumbuh hingga ia menghasilkan buah. Matang dan manis. Itulah manusia, yang berhasil bertahan dalam kerja keras memuliakan diri. 

* Jika anda seorang guru yang mendidik murid di kelas, maka anda sedang berusaha mendidik dunia
Jika anda orang tua yang memelihara anak anda, maka anda sedang memelihara dunia.
Jika anda sedang berjalan, dan menegur anak yang melakukan kesalahan di jalanan, maka anda sedang menegur dunia.

Siapapun yang sedang kita didik, sesungguhnya pendidikan itu, untuk perubahan dunia, membangun peradaban.

* Setiap motivasi menumbuhkan benih. Meninggikan tunas dan melebatkan daun hingga rindang. Dengan satu motivasi, maka telah memelihara sebuah POHON.

* Senikmat2nya pujian.. itu hanya sesaat. Seburuk2 penerima pujian. Ia menjadi lemah. Semakin banyak pujian, ia berpuas diri. Kebanyakan pujian, ia melayang. Kekurangan pujian, ia berhenti. Tiada pujian, ia undur diri. 

* Orang tak perlu romantis untuk menjadi manis. Tapi, semakin manis jika bisa bersikap romantis

* Bangunlah dengan senyuman.. Karena dibangkitkan kala bumimu bersalut kegelapan, adalah sebuah keberuntungan

* Meski kita hanyalah segelintir butiran pasir.. Atau cuma sekeping bata.. Setidaknya.. Kita berguna

* Pun kekokohan.. Bukanlah alamat yang jauh dari keruntuhan

* Mengakui kebodohan, Tak kan mengurangi derajatmu. Mengakui keteledoran, tiada menurunkan kehormatanmu. Mengakui kesalahan, adalah kebaikan.

* Hiduplah untuk kebohongan. Bohong bahwa dirimu ‘banyak tau’, bohong bahwa dirimu ‘banyak ilmu’. Hingga si sombong, enggan berteman.

Namun, kembangkanlah potensi dengan jujur. Jujur, bahwa ‘kita bisa’. Jujur, bahwa ‘kita mampu’. Hingga si Keberhasilan dengan senang membersamaimu.

* Banyak orang susah SMILE, krn pikirannya SMALL

* Namanya juga perjalanan.. Sesekali kau boleh mampir untuk menatap bunga di tepi jalan atau menikmati sungai yang mengalir tenang. 

Namun, ingatlah pesan ‘perjalanan’mu.. ialah KEMANFAATAN. Itulah cahaya di depan sana. Yang mengharuskanmu melangkah lagi. Karena tujuan itu namanya KEBAHAGIAAN yang letaknya di akhir perjalanan. Bukannya KESENANGAN2 kecil yg memanjakan

* Siapapun yang merasa hidup. Hanya satu kesibukan yang mesti dilakukannya.. MEWASPADAI MASA

* Mobilmu.. Cuma gambaran status sosialmu. Namun jasad yg mengendalikan mobil itu, adlh kendaraan menuju status kemuliaanmu.

* Seringkali yang membuat diri kita memalukan.. Bukan karena orang lain yg mempermalukan. Namun, perilaku sendiri yang malu2in.

* Sesaknya rasa hanyalah secuil episode di bentangan waktu yg demikian panjang. Jika untuk yang secuil itu kita habiskan masa bermuram durja penuh lara dan air mata. Maka kau kehabisan masa tuk bahagia. LepaskanSaja.. MelapangDada

* Setiap yakin.. memantapkan semua langkah.
Setiap keraguan.. mematahkan banyak langkah. 

Pilih yang yakin2 saja.

* Jika ada kekalahan, sesungguhnya.. matahari juga pernah tenggelam.
Jika ada kesuksesan, sesungguhnya.. matahari juga punya waktu tuk meninggi.

Hidup tak dimaksud untuk membuatmu merasakan ‘disposisi’. Hanya ingin membuka mata hati, bahwa semua bisa berganti. Hingga ia peka.. dan tak mati

* Keindahan dari amal jama’i adalah mengenai masalah yang diolah, dikemas dan dinikmati dengan ketinggian ukhuwah

* Keadilan tidak mungkin dilihat dr sudut ‘kepentingan’ dan ‘citarasa’ pribadi.

*~*~Jika ingin yang biasa.. temukan saja di pinggir jalan~*~ Menemukan mutiara.. harus menyelam jauh ke kedalaman.. krn di sanalah.. tempat teristimewa.. tuk temukan.. mutiara dengan kualitas terjaga ~*~

*? Bila kesabaran tanpa batas, nampak seperti fatamorgana. Dilihat wujud, disentuh tiada ? Lalu bagaimana kau kuatkan hati. Sedang atas kelalaianmu, Allaah besabar, tanpa tepi. Masihkah kau batasi kuasa hati, sedangkan Ia adalah tempat dimana keyakinan bertahta. Harta terbesar dalam hidup ? 
YAKINLAH..

*Allaah tidak menjanjikan, bahwa pernikahan adalah akhir dari fase menempa kesabaran. Lajang dan menikah.. Masing2 dengan ujiannya. Disentuh Allaah pada titik kesabaran yang berbeda. Dan tiada ujian, kecuali ia didatangkan kpd orang2 kuat. Allaah masih sayang..

*Hidup lebih nikmat kalau bisa dilakukan seperti makan sambal. Kau tetap bisa mengucapkan kata ‘enak’ atau ‘lezat’, Meskipun matamua berkaca2

*Ini sebuah pesan untuk teman terindahku.. Kamu. 
Tiada hari, yang Allaah tetapkan untuk kau jalani, melainkan hari itu membuatmu makin dekat dengan kematian atau impian.

Hanya ada dua kemungkinan hari ini. Bukan kekecewaan yang berkepanjangan. Melainkan kegagalan yang menyadarkan atau keberhasilan yang menyenangkan.

 

 

* Cinta itu.. seperti senyuman ibu pada anaknya.. tanpa takaran, krn tak teruk…ur. Ia bening, tanpa keruh dalam gelas kaca. Cinta itu.. buhulnya iman. Tak berguna setiap laku dan karya, jika tanpa membawa cinta

* Rutinitas.. Akan menjadi kering dari kualitas.. Bila.. Melakukannya.. Tanpa menyertakan hati yang senantiasa melapang dan meluas

* Siapapun.. boleh bmimpi.. mdapatkan apapun. Hanya saja, akan ada banyak mimpi….. yang tak sama dengan gambaran imajinasinya.. Namun, lebih baik.. Seperti meminta biji, dapat buah. Mharap bulan, dapat jutaan bintang. Menadah dmi 1 raga nan pnuh pesona, namun dapat 1 sederhana nan baik jiwanya.. Bmimpilah.. Lukis mimpi itu.. di 1/3 sunyi.. Biar Allaah wujudkannya

* Seringkali.. keajaiban itu datang, dari tempat di mana kita harapkan sesuatu. …Namun, setelah harapan itu.. lepas dari ruang memory ? Dia tahu benar, bagaimana nikmat ‘kenyang’.. bisa luar biasa.. yaitu.. ketika ‘lapar’.. sudah sangat.. sangat.. sangat terasa ? Ilaahi.. sembuhkan dahaga ini

* Sabar yaa.. Semua yang dikatakan.. Hanya satu batu yang sedan…g di lemparkan padamu.. Kau tangkap.. Atau kena dan terluka.. Keduanya tentu mhasilkan sesuatu.. Tangkap, jadi dinding.. Kena, jadi terlatih berkelit atau cegah masalah.. Semua bisa sama diuji.. Namun tak semua bisa berbesar hati. Cukuplah Allaah.. Yang memelihara perbuatanmu.. Cukuplah ia terkumpul dalam buku… kebaikan.. Dan terhijab dr pandangan manusia.. Simpanlah ia di kedalaman jiwa.. Tempat segala perjalanan dirasa.. Jadikan ia mutiara.. Dalam cangkang keabadian. Hingga bernilai.. Bila tiba masanya tuk dinilai..

*Berbuat kebaikan.. Kompetensi hidup yg tak tersia2kan.. Tercatat, tanpa cacat*

* Sikapmu.. tak kan mengubah cintaku.. karena kita.. saudara setali Ilahi.. Sej…iwa mengikuti nabi.. dan sehati dalam islam ini (Terus bersangka baik.. kau masih baik) Baik-baik ya saudaraku.. Ada Allaah untukmu

* Bila.. Semua pristiwa mulai terasa mhimpit. Menoreh sakit. Seluruhnya blarian, s…eolah mmaksamu tuk bsegera, sdangkan tangan kanan Sedang sibuk dan tangan kiri tengah riuh. Tarik nafas dalam.. Beristighfar.. Yaa Allaah beri kami ruang

* Subhaanallaah..Betapa tegarnya langit.. Pun sendu wajahnya.. Tetap sempat membagikan sejuk segarnya..

* Hingga lapang dan tiada beban.. Berserah pasrah.. Atas setiap b…ahagia.. Dan mulai kini.. Hanya meminta.. Yang terbaik saja yaa Allaah.. Bagaimanapun.. Kau-lah yang paling tahu.. Seberapa butuhku.. Seberapa usahaku.. Serta Seberapa pantasku.. Aku milik-Mu.. Berlakulah yang Kau mau atasku.. Aku tunggu

* ? Menjelma senja. Berlarian sang waktu, meninggalkan si fana yang bergerak lamba…t. Sedang kewajiban berjibaku dengan kepentingan. Raga penat.. ruh lelah. Mengejar dunia, nan penuh pesona ? Duhai masa.. kubiarkan.. kau pergi. Kukejar, kau lari. Kau ada.. lalu aku membunuhmu ? Hmm.. Luang pun habis.. tak luang pun binasa ? Menuju akhir pekan.. dan sang waktu, berhamburan ?

* Alhamdulillaah.. Ilaahi.. Nikmat-Mu, sungguh tiada tepi~*~ Kala sempit, telah… dekat kelapangan. Kala sedih, telah dekat bahagia. Kala sakit, telah dekat kesembuhan. Kala sulit, telah dekat kemudahan. Allaahu Al Kariim

* Pelan-pelan meminta Allaah.. menghadirkan KERIDHAAN.. Sehingga datang KELEGAA…N hati.. KETENANGAN jiwa.. Dan KESEHATAN raga~*~ (masalah..?? Lupakan saja)

* Bila KARTINI masih hidup. Ia mungkin tak bisa BOBO. Melihat banyak MUSLI…MAH, sibuk menuntut dan jadi FEMINA(is). Menunggu TEMPO, bila semua secantik ANNIDA, Bunda Khadijah, Bunda ‘Aisyah. Selembut UMMI dan seberharga MUTIARA melengkapi keluarga SAKINAH yang berbingkai ASY SYARIAH. Hingga tegak AL KHILAFAH

* Well.. tak satupun fatwa dari hati yang sedang bingung, akan bisa kita ikuti.. Y…akinkan dulu hatimu.. tempat mana yang akan kau tuju..

* Manusia manapun.. Tak kan sanggup beri kita satu harta.. Bernama bahagia.. Se…kalipun ia yang sangat kita cinta. Jika mereka bisa.. Lalu mengapa masih ada.. Derita bernama.. Patah hati..??~*~ Allaah saja.. Sang Maha Pemberi Bahagia..

* Semua diciptakan.. Benar2 berpasangan. Mungkin ada yang terlihat sendirian. Namun, jelaslah, pasangannya sedang berada di tempat lain. Bukannya ‘Satu’ saja. Melainkan.. ‘Dua’ yang belum ‘Menyatu’..

* ? Bila ksabaran tanpa batas, nampak sperti fatamorgana. Dilihat wujud, disntuh t…iada ? Lalu bagaimana kau kuatkan hati. Sdang atas klalaianmu, Allaah bsabar, tanpa tepi. Masihkah kau batasi kuasa hati, sdangkan ia.. Adlh t4 dimana kyakinan btahta.. Harta tbesar dlm hidup ? YAKINLAH..

* Aku bukan siapa-siapa?~ Sahabat.. Kita selalu menjadi seseorang.. Karena Allãh ciptakan kita untuk menjadi manusia.. Dan atas nama Cinta di taruhNYA di bumi untuk menjadi sesuatu.. DiperintahkanNYA untuk menjadi pemimpin di sini… Telah disumpah untuk menuhankanNYA… Lalu di takdirkanNYA di dalam Islam… Masihkah Aku, kamu, dia dan mereka… Bukan siapa-siapa? Hmm… I’m a Moslem.. And I’m Proud.. Jadi.. Aku adalah sseorang.. Dan Kamu juga..

* Jika ada batas antara kita dan Allãh… Itu adalah SOMBONG… Jika ada batas antara kita dan ibadah… Itu adalah MALAS… Jika ada batas antara kita dengan manusia… Itu adalah PRASANGKA… Jika ada batas antara kita dan kebaikan… Itu adalah NAFSU dan RIYA… Jika ada batas antara kita dan kelembutan… Itu adalah HATI YANG MATI…

* Jika masih berpikir bahwa hidup kita ini miskin.. cobalah hitung nilai dari teman-teman kita.. sahabat kita.. saudara kita.. keluarga kita~*~ Jika kita merasa tak memilikinya.. maka hitunglah segala hal.. yang menurut kita.. uang pun tak kan sanggup membelinya~*~ Hingga hanya satu kalimat.. yang bisa kita ucapkan~*~ Ternyata.. KITA SANGAT KAYA

* Dalam kamus kemanusiaan dasar.. ada kata GAGAL.. yang disebut oleh seorang pembelajar.. sebagai ‘PELAJARAN’.. yang disebut orang beriman sebagai ‘UJIAN’.. yang disebut para sufi ‘TANDA CINTA’.. Wallaahu’alam.. 🙂

* Tulisan sekarang ini.. bisa dipublikasi bukan karena layak atau tidak.. Tapi lebih kepada apa yang bisa kita bagi. Banyak orang di
luar sana.. menulis hal-hal yg sangat TIDAK LAYAK untuk
dipublikasikan. Lawan tulisan-tulisan yang TIDAK LAYAK itu dengan
ke’LAYAK’an yang kita punya. Selama banyak hal SALAH jadi LAYAK.. maka tidak seharusnya.. hal-hal BENAR dibungkam oleh PERASAAN TIDAK LAYAK..~*~ Soooo.. KEEP NULIS.. than PUBLISH.. 🙂

* Memang sudah kuduga.. Cinta itu.. INDAH. Sudah pula kupelajari.. Cinta itu punya sisi ke dua. Namun sungguh.. baru kurasakan sisi kedua yang tak terduga.. ternyata sisi yang tak kuduga itu.. bernama.. PERIH.. (Yaa Allaah.. jangan jadikan aku seorang yang bercinta di jalan juang. Namun, jadikan aku seorang yang berjuang di jalan cinta.. Amiin yaa Raab)

* Wanita cantik.. bukan selalu berkisah tentang lipstic.. ia bicarakan ilmu yang merupawankan hatinya.. Wanita hebat.. tidak selalu ngobrolin bedak.. ia mendiskusikan iman yang menerangi jiwanya.. Wanita tangguh.. bukan yang selalu menangis di kala sedih.. namun.. ia harus tau.. sesejati apa yang ia tangisi.. sehingga …airmata.. tak kecewa.. bila mewakili rasanya

0 thoughts on “Mutiara

    1. Wa’alaykumsalam warahmatullaah wabarakaatuh

      Alhamdulillaah.. semoga bermanfaat.
      Lama sekali ana belum update bagian ini.

      Syukran ukhty sudah berkunjung..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *