Anti Virus Kehidupan

Kita mungkin sering mendengar bagaimana kemajuan teknologi banyak berasal dari Barat. Tidak perlu dipungkiri bahwa penjelajahan luar angkasa dan segala bentuk penelitian mengenai itu dilakukan oleh manusia-manusia di barat. Bahkan, jika seringkali melihat Nat Geo, maka akan banyak lagi yang bisa kita dapati di mana hampir semua keterampilan hidup dikuasai oleh mereka itu.

Seiring dengan perkembangan pengetahuan dalam banyak bidang itu. Di barat juga kita bisa temukan kejahatan yang lepas dari semua bayangan kita tentang orang jahat. Jika kita batu bisa bicara ‘bulliying’ di internet, mereka sampai pada pemikiran mencuri data orang-orang yang terhubung dengan internet lalu menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Mereka bisa menggunakan layanan kartu kredit seseorang setelah mencuri data-data lewat jaringan wi-fi bahkan mereka dengan sekejap melakukannya setelah kita dengan sadar menggunakan kabel USB di tempat umum.

Bisa jadi hal di atas cuma bagian dari sedikit yang aku ketahui. Tapi, disebalik keunggulan teknologi, ilmu pengetahuan dan cara berpikir mereka yang ‘high class’ mereka hanya manusia-manusia rusak yang dipenuhi dengan virus. Layaknya komputer yang berproses secara canggih. Itulah mereka, kebanyakan manusia barat. Mungkin banyak diantara merekalah yang terlibat di NASA. Bisa jadi sebagian besar dari mereka juga yang berinovasi di Apple atau Microsoft. Sayangnya, orang-orang mereka jugalah yang paling menyukai minuman keras. Remaja-remaja di sekitar mereka inilah yang banyak melakukan pergaulan bebas. Mereka pintar.. tapi rusak. Mereka canggih.. tapi malpraktek dalam menjalankan kehidupannya.

Kenapa??

Mereka kehilangan keseimbangan. Mengisi setiap jengkal akal mereka dengan ilmu pengetahuan, tapi mencekoki jiwa mereka dengan hawa nafsu. Seperti komputer yang tadi kita bicarakan. Mereka punya chip canggih sebagai prosesor kelas wahid, tapi mereka tidak menjaga kecanggihannya dari masuknya virus-virus berbahaya yang menggerogoti kecanggihan mereka. Manusia berteknologi tinggi di barat itu kebanyakan lupa install anti virus yang akibatnya fatal bagi mereka.

Dien.. Agama.. inilah anti virus paling bernilai dalam proses kehidupan manusia. Sebuah file bernama kebaikan akan terjaga dengan baik bila setiap kali akan ada yang mencoba merusaknya, anti virus berupa dien inilah yang bekerja untuk mencegahnya. Setiap mendeteksi niat buruk, maka jiwa yang terinstal dien di dalamnya dengan otomatis menginformasikan adanya kesalahan dalam lintasan pikiran.

Pun kita mengagumi kecanggihan akal manusia, tetaplah ia butuh jiwa yang menetralisir liarnya imajinasi akal yang berilmu. Dien adalah anti virus buatan Dzat Yang Maha Memiliki kecanggihan di seluruh mayapada. Ia tahu siapa manusia, maka Dia juga paling tahu anti virus seperti apa yang bisa membuat manusia tetap canggih sekaligus bersih.

Beep.. beep.. pastikan install dien-mu dalam kehidupan.

2 thoughts on “Anti Virus Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *